Pundi Surga

Info

Info

Keistimewaan Sedekah Jum’at

Dibuat oleh : Administrator Jum’at, 05 Januari 2024 22 Jumadil Akhirah 1445 H 💖 Hikmah Dari Cobaan 💖 •┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈• Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu berkata: Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْه) “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan untuknya, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya.” (HR. Al-Bukhari no. 5213) 🌺 Faedah Hadits : 🌺 🔰 1- Penetapan adanya sifat “Iradah” (Kuasa) bagi Allah yang sesuai dengan keagungan dan kemuliaan-Nya; 🔰 2- Penjelasan bahwa salah satu cara Allah menghendaki kebaikan kepada salah satu hamba-Nya adalah dengan memberikan cobaan kepadanya agar dia kembali dan ingat kepada Allah, dan Allah akan memberikan pahala dan kemuliaan jika hamba tersebut bersabar; 🔰 3- Cobaan dan ujian yang dialami seorang merupakan tanda kebaikan yang Allah berikan kepadanya. Maka hendaknya dia menghadapinya dengan kesabaran dan selalu berperasangka baik kepada Allah; 🔰 4- Banyaknya kebaikan dalam cobaan dan ujian yang Allah berikan kepada hamba, di antaranya: sebagai pengingat dari kelalaian, penghapus dosa, penambah derajat di sisi Allah, penambah pahala kesabaran, pengingat akan banyaknya nikmat dan anugerah, pendorong untuk bertaubat dan berdoa kepada Allah dan pendorong untuk bersyukur atas segala nikmat dan sebagainya); 🔰 5- Isyarat bahwa segala ketetapan Allah itu tidak kosong dari hikmah dan semua perbuatan-Nya itu selalu membawa kebaikan bagi hamba sekalipun dalam bentuk sesuatu yang tidak disukai oleh hamba. Wallahu a’lam. Oleh Ustadz Mahful Safarudin hafizhahullahu Sumber : pesantrenalirsyad.org —————————————————— 📌Yuk berikan sedekah terbaik anda dihari jum'at yang mulia ini: Untuk berdonasi tinggal klik 👇🏻 pundisurga.id/ 🔖 Info dan Konfirmasi: 0878-3972-6984 (Admin)

Info

Sembuhkan Sakit Dengan Sedekah

Dibuat oleh : Administrator Kamis, 04 Januari 2024 Islam memerintahkan kita untuk berikhtiar mencari obat dari penyakit yang diderita. Semua penyakit pasti ada obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua atau kematian. Sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, تداووا عباد الله فإن الله تعالى لم يضع داء إلا وضع له دواء غير داء واحد: الهرم “Berobatlah wahai para hamba Allah. Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menciptakan penyakit, melainkan Allah menciptakan juga obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua.” Dan obat suatu penyakit itu tidak selamanya berupa obat-obat jasmani, seperti herbal, obat-obatan medis, dan lain-lain. Ada jenis obat yang secara kasatmata tidak berkaitan dengan jasmani, namun ia adalah obat yang sangat manjur yang bisa mengungguli semua obat medis, herbal, dan yang sejenisnya. Karena Al-Qur’an mengajarkan bahwa kesembuhan penyakit ada keterkaitan erat dengan kepercayaan yang kuat kepada Tuhan (akidah) dan tawakal yang baik. Allah Ta’ala berfirman, وَإِذَا مَرِضۡتُ فَهُوَ يَشۡفِينِ “Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” (QS. Asy-Syu’ara: 80) Pesan ini tidak boleh luput dari setiap muslim yang sakit. Bahwa dokter dan segala upaya pengobatan medis atau herbal, hanyalah sarana ikhtiar untuk mengikuti sunnatullah yang Allah tetapkan di bumi ini. Namun, yang menentukan kesembuhan, bukan ikhtiar kita, tetapi Allah Tuhan alam semesta yang mampu menyembuhkan. Disebutkan di dalam hadis dari Abdullah bin Mas’ud dan Ubadah bin Shomit -semoga Allah meridai keduanya-, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, وداوُوا مرضاكم بالصدقة “Obatilah orang-orang sakit kalian dengan bersedekah.” (Dinilai hasan oleh Syekh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ dan Shahih At-Targhib) Ibnul Qayyim rahimahullah menerangkan hadis ini, فإن للصدقة تأثيرًا عجيبًا في دفع أنواع البلاء ولو كانت من فاجر أو من ظالم بل من كافر فإن الله تعالى يدفع بها عنه أنواعا من البلاء وهذا أمر معلوم عند الناس خاصتهم وعامتهم وأهل الأرض كلهم مقرون به لأنهم جربوه “Sedekah memiliki khasiat yang kuat menolak berbagai macam bala (termasuk penyakit). Bahkan, sekalipun itu dari orang yang ahli maksiat, zalim, maupun orang kafir. Melalui sedekah yang mereka lakukan, Allah angkat bala. Khasiat sedekah seperti ini disaksikan oleh banyak orang, orang-orang berilmu, atau kaum awam umumnya, bahkan seluruh penduduk bumi mengakuinya karena mereka telah merasakan sendiri.” (Jami’ Al-Fiqh, 3: 7) Jika ahli maksiat, bahkan orang kafir sekalipun, sedekah untuk menolak bala atau menyembuhkan penyakit bisa Allah Ta’ala kabulkan, terlebih jika yang melakukan adalah seorang muslim yang bertauhid dan taat kepada agama. Sumber : Muslim.or.id

Info

Kenapa Harus Menunaikan Zakat Maal ?

Dibuat oleh : Administrator Rabu, 03 Januari 2024 Setiap harta yang kita miliki, baik itu dalam bentuk uang, emas, perak, atau aset lainnya, wajib dizakati jika telah mencapai nisab dan telah melewati haul (setahun kepemilikan). Dengan menunaikan zakat mal, kita ikut berpartisipasi dalam membangun keadilan sosial dan menciptakan masyarakat yang lebih berkeadilan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ‘Yang lebih dari keperluan.’ Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.” (Qs. Al Baqarah: 219) Makna al afwu (dalam ayat tersebut-red), adalah harta yang telah melebihi kebutuhan. Oleh karena itu, Islam menetapkan nishab sebagai ukuran kekayaan seseorang. “Tidak ada zakat atas harta, kecuali yang telah melampaui satu haul (satu tahun).” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dihasankan oleh Syaikh al AlBani) Yuk, mari kita buka pintu hati dan kantong zakat kita. Sebarkan kebaikan, bantu sesama, dan raih pahala yang berlipat ganda. Jangan tunggu hingga besok, karena besok mungkin tidak kunjung tiba. Segera tunaikan zakat mal kita, dan mari menjadi bagian dari umat yang taat kepada perintah Allah. Jangan lupa, zakat mal bukan hanya sekadar kewajiban, tapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang kita terima. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan memberikan berkah serta keberkahan pada harta yang kita zakatkan. Mari bersama-sama menjadi pelaku kebaikan dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Ayo, tunaikan zakat mal sekarang juga!

Info

Ramadhan Sebentar Lagi, Yuk Bayar Fidyah

Dibuat oleh : Administrator Selasa, 02 Januari 2024 Pembayaran fidyah adalah kewajiban bagi mereka yang tidak mampu berpuasa selama bulan Ramadan karena alasan tertentu, seperti sakit atau kondisi tertentu. Pembayaran fidyah biasanya dilakukan dengan memberikan kontribusi dalam bentuk makanan kepada orang yang membutuhkan atau dengan memberikan nilai setara dalam bentuk uang. Fidyah memiliki beberapa hikmah dan tujuan yang mendalam dalam konteks Islam. Beberapa hikmah fidyah antara lain: Kepedulian Terhadap Sesama: Fidyah mengajarkan nilai kepedulian dan empati terhadap mereka yang tidak mampu berpuasa karena alasan kesehatan atau keadaan tertentu. Hal ini mencerminkan ajaran kasih sayang dalam Islam dan kebutuhan untuk saling membantu di antara anggota masyarakat. Pelaksanaan Keadilan Sosial: Fidyah sebagai bentuk pengganti puasa menunjukkan prinsip keadilan sosial. Dengan membayar fidyah, seseorang dapat berpartisipasi dalam menyumbangkan bagian dari rezekinya untuk membantu mereka yang kurang beruntung. Pengganti Ibadah yang Tidak Dapat Dilaksanakan: Bagi mereka yang tidak dapat berpuasa karena alasan tertentu, fidyah memberikan kesempatan untuk menggantikan ibadah puasa yang tidak dapat dilaksanakan dengan tindakan amal yang bermanfaat bagi sesama.

Info

Hukum Menyegerakan Zakat Sebelum Mencapai Haul

Dibuat oleh : Administrator Jum’at, 29 Desember 2023 16 Jumadil Akhir 1445 H •┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈• Dari ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau menceritakan, أَنَّ العَبَّاسَ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي تَعْجِيلِ صَدَقَتِهِ قَبْلَ أَنْ تَحِلَّ، فَرَخَّصَ لَهُ فِي ذَلِكَ _*“Abbas meminta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk mempercepat pembayaran zakat sebelum waktunya (sebelum genap masa haul), maka beliau memberikan keringanan baginya.”*_ (HR. Tirmidzi no. 678 dan Al-Hakim 3: 332. Dinilai hasan oleh Al-Albani) 🌺 *Faedah Hadits* : 🌺 🔰 *1*- Hadis ini merupakan dalil jumhur ulama fikih untuk menyatakan bolehnya menyegerakan membayar zakat sebelum genap mencapai haul. Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Para ulama fikih memberikan catatan bahwa bolehnya tersebut apabila terdapat maslahat tertentu yang mendorong agar zakat tersebut dibayarkan lebih awal, sebelum genap mencapai haul. Meskipun demikian, jika tidak ada maslahat pun, tetap diperbolehkan menyegerakan membayar zakat sebelum haul-nya, berdasarkan hadis ini. Maslahat tersebut misalnya ketika ada bencana kelaparan di masyarakat, atau karena ada orang-orang fakir yang berhak menerima zakat yang sangat membutuhkan, sampai-sampai tidak memungkinkan kalau menunggu sampai genap haul satu tahun (hijriah). 🔰 *2*- Menyegerakan membayar zakat merupakan perbuatan ihsan dan perbuatan baik dari orang yang membayar zakat. Sehingga perbuatan tersebut layak untuk dibolehkan dan juga merupakan amal yang diterima. Hal ini karena dalam membayar zakat lebih awal itu terdapat kerelaan dan keridaan hati untuk membayar zakat sebelum sampai pada waktu wajibnya. Di dalam perbuatan tersebut, juga terdapat kedermawanan, kemuliaan, serta bentuk perhatian dan peduli terhadap kondisi kaum muslimin. Sehingga, hal ini termasuk perbuatan yang baik dan kita pun berterima kasih atas perbuatan tersebut. 🔰 *3*- Menyegerakan membayar zakat itu diperbolehkan dengan syarat jika harta seseorang telah mencapai nishab. Karena nishab adalah sebab wajibnya zakat. Sebab kewajiban zakat adalah adanya nishab. Jika sebab ini tidak ada, maka kewajiban zakat juga tidak ada. Sehingga apabila menyegerakan membayar zakat sebelum mencapai nishab, maka hal itu tidak diperbolehkan (tidak sah). Adapun menyegerakan membayar zakat sebelum mencapai haul, ini termasuk dalam bab menyegerakan suatu ibadah sebelum dijumpai syarat wajibnya; dan ini diperbolehkan. Ini adalah kaidah yang disebutkan oleh Ibnu Rajab rahimahullah. Yaitu, tidak boleh menyegerakan suatu ibadah, sebelum dijumpai sebab wajibnya. Adapun menyegerakan suatu ibadah sebelum syarat wajibnya, maka diperbolehkan. Kemudian beliau rahimahullah menyebutkan salah satu contohnya adalah menyegerakan membayar zakat sebelum mencapai haul (Lihat Al-Qawa’id, 1: 24). 🔰 *4*- Tidak diragukan lagi, pendapat yang lebih kuat adalah pendapat jumhur ulama yang menyatakan bolehnya hal ini. Hal ini karena hadis dari Abbas radhiyallahu ‘anhu di atas dengan tegas dan jelas menyatakan bolehnya menyegerakan zakat sebelum mencapai haul. Contoh kasus adalah sebagai berikut. Seseorang pada tanggal 1 Jumadilakhir 1445 memiliki uang Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah). Jumlah tersebut telah mencapai nishab. Kewajiban zakatnya adalah 2,5% x Rp. 100.000.000 = Rp. 2.500.000; dan dibayarkan setelah mencapai haul satu tahun hijriah, yaitu (seharusnya) pada tanggal 1 Jumadilakhir 1446. Akan tetapi, karena ada maslahat, orang tersebut membayarkannya lebih awal, yaitu pada bulan Rabiulakhir 1446. Sumber : muslim.or.id —————————————————— 📌Yuk berikan sedekah terbaik anda dihari jum’at yang mulia ini: Untuk berdonasi klik disini 🔖 Info dan Konfirmasi: *0878-3972-6984* (Admin)

Info

Dokumentasi Kegiatan Donor Darah & Layanan Kesehatan Gratis pada Acara Milad Yayasan Salman Al Farisi Jogja

Dibuat oleh : Administrator Kamis, 28 Desember 2023 Alhamdulillah, kegiatan Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis pada acara Milad Yayasan Salman Al Farisi Jogja (22/12/23) telah dilaksanakan. Kegiatan ini diikuti +- 150 peserta, donor darah 43 peserta, dan layanan kesehatan 107 peserta. Kegiatan ini terwujud atas kerjasama LAZ Pundi Surga, Yayasan Salman Al Farisi Jogja dan RSUP Dr, Sardjito. Kami ucapkan Terima kasih kepada semua pihak dan partisipan dalam kegiatan ini.

Info

Penyaluran Program Nutrisi Untuk Lansia Sekar Melati Pogung Kidul

Dibuat oleh : Administrator Kamis, 28 Desember 2023 Alhamdulillah, Penyaluran Program Nutrisi untuk Lansia Sekar Melati Pogung Kidul pada 10 Desember 2023 telah dilaksanakan. Nutrisi yang diberikan berupa daging kaleng/ kornet karena umumnya lansia mengalami penurunan kondisi fisik maupun non fisik , sehingga lansia membutuhkan makanan yang sehat dan bergizi. Para Lansia sangat memerlukan dukungan dari berbagai pihak, bukan hanya pemerintah namun juga dukungan dari masyarakat agar tetap dapat terjamin kesehatan maupun kesejahteraannya. Tercapainya ketahanan pangan tentunya akan akan mendukung terwujudnya lansia yang tangguh. Harapannya program ini akan terus berlanjut, dan memberi lebih banyak manfaat bagi para lansia lainnya. Yuk dukung terus keberlanjutan dari program ini. Donasi tinggal klik disini

Info

Penyaluran Bantuan Sembako & Logistik Untuk Panti Asuhan Daarut Taqwa

Dibuat oleh : Administrator Kamis, 28 Desember 2023 Alhamdulillah, Senin 11 Desember 2023 telah tersalurkan bantuan untuk Panti Asuhan Daarut Taqwa (Minggir, Sleman). Bantuan disalurkan dalam bentuk sembako dan kebutuhan MCK. Semoga bantuan ini dapat memberi banyak manfaat bagi para santri. Yuk dukung terus keberlanjutan kebaikan ini Donasi tinggal klik disini 

Info

Berinfaq Termasuk Kunci Rizki

Dibuat oleh : Administrator Jum’at, 08 Desember 2023 ONE DAY ONE HADITS 24 Jumadil Awal 1445 H 💖 Berinfaq Termasuk Kunci Rizki 💖 •┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈• Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan kepadanya. قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : يَاابْنَ آدَمَ! أَنْفِقْ عَلَيْكَ “Allah Yang Mahasuci lagi Mahatinggi berfirman, ‘Wahai anak Adam!’ berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepadamu.” (HR. Muslim) 🌺 Faedah Hadits : 🌺 🔰 1- Imam An-Nawawi berkata : “Firman Allah (dalam hadits Qudsi), ‘Berinfaklah, niscaya Aku berinfak (memberi rizki) kepadamu’ adalah makna dari firman Allah dalam Al-Qur’an. وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ “Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya, dan Dialah pemberi rizki yang terbaik yang akan menggantinya” [Saba/34 : 39] Ayat ini mengandung anjuran untuk berinfak dalam berbagai bentuk kebaikan, serta berita gembira bahwa semua itu akan diganti atas karunia Allah Ta’ala 🔰 2- Berinfak Di Jalan Allah Adalah Diantara Kunci-Kunci Rizki. Firman Allah. وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ “Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik” [Saba’/34 : 39] Dalam menafsirkan ayat di atas, Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata : “Betapapun sedikit apa yang kamu infakkan dari apa yang diperintahkan Allah kepadamu dan apa yang diperbolehkanNya, niscaya Dia akan menggantinya untukmu di dunia, dan di akhirat engkau akan diberi pahala dan ganjaran, Yaitu apa yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. مَا مِنْ يَومٍ يُصْبِخُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ، فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا “ Tidaklah para hamba berada di pagi hari kecuali di dalamnya terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdo’a, ‘Ya Allah, berikanlah kepada orang yang berinfak ganti (dari apa yang ia infakkan)’. Sedang yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kepada orang yang menahan (hartanya) kebinasaan (hartanya)”[HR. Bukhari] Dalam hadits yang mulia ini, Nabi yang mulia Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa terdapat malaikat yang berdo’a setiap hari kepada orang yang berinfak agar diberikan ganti oleh Allah. Yakni ganti yang baik, atau ganti di dunia dan ganti di akhirat. Allahu Akbar ! Betapa besar jaminan orang yang berinfak di jalan Allah ! Betapa mudah dan gampang jalan mendapatkan rizki ! Seorang hamba berinfak di jalan Allah, lalu Dzat Yang DitanganNya kepemilikan segala sesuatu memberikan infak (rizki) kepadanya. Jika seorang hamba berinfak sesuai dengan kemampuanya maka Dzat Yang memiliki perbendaharaan langit dan bumi serta kerajaan segala sesuatu akan memberi infak (rizki) kepadanya sesuai dengan keagungan, kemuliaan dan kekuasanNya. Sumber : almanhaj.or.id —————————————————— 📌Yuk berikan sedekah terbaik anda dihari jum’at yang mulia ini: Untuk berdonasi tinggal klik 👇🏻 pundisurga.id/ 🔖 Info dan Konfirmasi: 0878-3972-6984 (Admin)

Info

Hadits Jum’at : Berbohong (Dusta) Adalah Dosa Besar

Dibuat oleh : Administrator Jum’at, 01 Desember 2023 17 Jumadil Awal 1445 H 💖 Berbohong (Dusta) Adalah Dosa Besar 💖 •┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈• Dari ‘Abdullah, dia berkata: Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: عَنْ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ  صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيقًا، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا “Kalian wajib jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Jika seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis di sisi Allâh sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan, karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke neraka. Jika seseorang senantiasa berdusta dan selalu berdusta, hingga akhirnya ditulis di sisi Allâh sebagai seorang pendusta.” (HR. Muslim no. 105/2607). 🌺 Faedah Hadits : 🌺 🔰 1- Hadits ini menjelaskan tentang keutamaan jujur dan bahaya dusta, bahwa dusta akan menyeret pelakunya ke neraka, maka hendaklah kita waspada. 🔰 2- Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk berkata yang baik, di antara bentuk berkata yang baik adalah jujur, yaitu memberitakan sesuatu sesuai dengan hakekatnya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melarang dusta, yaitu memberitakan sesuatu yang tidak sesuai dengan hakekatnya. Dusta adalah dosa besar, al-Imam adz-Dzahabi menyebutkan di dalam kitab beliau, al-Kabâir, dosa besar ke-30 “Sering Berdusta” 🔰 3- Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dosa berdusta mengiringi dosa syirik  dan durhaka kepada orang tua. Ini menunjukkan bahwa berdusta termasuk dosa-dosa besar yang paling besar. عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ z قَالَ قَالَ النَّبِيُّ n أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ثَلَاثًا قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَجَلَسَ وَكَانَ مُتَّكِئًا فَقَالَ أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ قَالَ فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا لَيْتَهُ سَكَتَ Dari Abdurrahman bin Abi Bakrah, dari bapaknya Radhiyallahu anhu, dia berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perhatikanlah (wahai para Sahabat), maukah aku tunjukkan kepada kalian dosa-dosa yang paling besar?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya tiga kali. Kemudian para Sahabat mengatakan, “Tentu wahai Rasûlullâh.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Syirik kepada Allâh, durhaka kepada kedua orang tua.”  Sebelumnya Beliau bersandar, lalu Beliau duduk dan bersabda, “Perhatikanlah! dan perkataan palsu (perkataan dusta)”, Beliau selalu mengulanginya sampai kami berkata, “Seandainya Beliau berhenti”. 🔰 4- Setelah kita memahami bahaya dusta sebagaimana di atas, maka kita harus berusaha selalu jujur dan menjauhi kedustaan dengan semua jenisnya. Semoga Allâh menjauhkan kita dari seluruh kemaksiatan dan membimbing kita dalam perkara yang Dia ridhoi dan cintai, sesungguhnya Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sumber : almanhaj.or.id —————————————————— 📌Yuk berikan sedekah terbaik anda dihari jum’at yang mulia ini: Klik disini untuk berdonasi 0878-3972-6984 (Admin)