
Dibuat oleh: Admin
Rabu, 12 Agustus 2026 / 28 Safar 1448 H
Hari Jumat adalah hari yang istimewa bagi umat Islam. Banyak amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari tersebut, seperti memperbanyak shalawat, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan bersedekah. Namun, menyiapkan kebaikan tidak harus menunggu matahari Jumat terbit. Hari Kamis dapat menjadi momentum untuk mempersiapkan hati dan amal terbaik. Sering kali kita menunda kebaikan dengan alasan masih ada waktu. “Nanti saja bersedekah,” “Besok saja membaca Al-Qur’an,” atau “Nanti kalau sudah punya lebih banyak rezeki.” Padahal, kita tidak pernah tahu berapa banyak kesempatan yang akan Allah berikan kepada kita. Kebaikan yang sederhana tetapi dilakukan dengan ikhlas bisa menjadi amal yang bernilai besar di sisi-Nya.
Allah SWT berfirman:
“Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.”
(QS. Al-Baqarah: 148)
Ayat tersebut mengajarkan kepada kita agar tidak menunda kesempatan untuk berbuat baik. Ketika memiliki kesempatan membantu orang lain, bersedekah, memberi makan, menyediakan air bersih, atau meringankan kebutuhan saudara kita, maka lakukanlah selama kita mampu.
Kamis juga dapat menjadi waktu untuk mempersiapkan diri menyambut Jumat. Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri: sudahkah kita menjaga lisan, memperbaiki hubungan dengan sesama, meminta maaf atas kesalahan, dan membersihkan hati dari iri maupun permusuhan? Sebab, menyambut hari yang mulia bukan hanya tentang memperbanyak amal secara lahir, tetapi juga memperbaiki hati.
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:
“Sedekah tidaklah mengurangi harta.”
(HR. Muslim)
Kamis juga dapat menjadi waktu untuk mempersiapkan diri menyambut Jumat. Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri: sudahkah kita menjaga lisan, memperbaiki hubungan dengan sesama, meminta maaf atas kesalahan, dan membersihkan hati dari iri maupun permusuhan? Sebab, menyambut hari yang mulia bukan hanya tentang memperbanyak amal secara lahir, tetapi juga memperbaiki hati.
Sebelum Jumat datang, mari siapkan amal terbaik. Perbaiki hati, perbanyak doa, dekatkan diri kepada Allah, dan sisihkan sebagian rezeki untuk berbagi kepada sesama. Sebab kita tidak pernah tahu, amal sederhana mana yang kelak menjadi sebab datangnya keberkahan dan menjadi bekal terbaik menuju akhirat.