
Kamis, 4 September 2025 / 11 Rabiul Awal 1447 H
Dibuat oleh: Admin
Dalam kehidupan, manusia sering kali terjebak dalam keinginan yang tiada henti. Selalu merasa kurang, selalu ingin lebih, dan jarang puas dengan apa yang sudah dimiliki. Padahal, Islam mengajarkan satu sifat mulia yang dapat menjadi kunci ketenangan hati, yaitu qana’ah.
Qana’ah berarti merasa cukup dengan apa yang Allah berikan, baik dalam hal rezeki, kedudukan, maupun keadaan hidup. Namun, qana’ah bukan berarti pasrah tanpa usaha. Seorang muslim tetap diperintahkan untuk bekerja, berikhtiar, dan berusaha sebaik mungkin. Bedanya, ia tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama, melainkan hanya sarana menuju ridha Allah.
Sifat qana’ah memiliki beberapa keutamaan seperti :
- Membawa ketenteraman hati
Orang yang qana’ah tidak terikat dengan rasa iri kepada orang lain, karena ia yakin bahwa rezeki setiap hamba telah diatur Allah.
- Menjadi kaya dengan hati
Rasulullah ﷺ bersabda: “Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati.” (HR. Bukhari dan Muslim).
- Menghindarkan dari sifat tamak
Tamak hanya membuat manusia lelah mengejar dunia yang tak ada habisnya. Qana’ah menjauhkan seorang muslim dari kegelisahan tersebut.
Kita dapat menerapkan atau membiasakan diri untuk selalu bersikap qana’ah dengan cara Mensyukuri rezeki sekecil apa pun, Tidak iri terhadap nikmat orang lain, Tetap berusaha, namun tidak berlebihan dalam mengejar dunia, Hidup sederhana sesuai kebutuhan, bukan mengikuti hawa nafsu.
Qana’ah adalah harta yang jauh lebih berharga daripada tumpukan emas dan perak. Ia membuat hati tenang, pikiran lapang, dan hidup terasa lebih bahagia. Dengan qana’ah, seorang muslim akan lebih mudah bersyukur dan lebih dekat dengan Allah, karena ia menyadari bahwa apa pun yang diberikan-Nya adalah yang terbaik.