Pundi Surga

Menjaga Lingkungan dengan Bersedekah Jelantah


Selasa, 9 September 2025 / 16 Rabiul Awal 1447 H
Dibuat oleh : Admin

Dalam Islam, menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah Allah kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi. Allah ﷻ berfirman:

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya…”
(QS. Al-A’raf: 56)

Salah satu bentuk menjaga lingkungan yang kini mulai banyak dilakukan adalah bersedekah minyak jelantah. Minyak jelantah adalah minyak goreng bekas pakai yang jika dibuang sembarangan, terutama ke saluran air, dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, bahkan membahayakan kesehatan.

Alih-alih dibuang percuma, jelantah bisa dikumpulkan dan disalurkan melalui program sosial yang mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti bahan baku biodiesel atau produk ramah lingkungan lainnya. Hasil dari pengelolaan jelantah tersebut biasanya dialokasikan untuk mendukung kegiatan sosial, pendidikan, maupun kesejahteraan umat.

Dengan begitu, sedekah jelantah bukan hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga menjaga kelestarian bumi yang kita huni bersama.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidaklah berkurang harta karena sedekah.” (HR. Muslim)

Walaupun jelantah dianggap tidak bernilai, ketika diniatkan untuk sedekah, ia bisa menjadi jalan pahala yang besar. Inilah bukti bahwa Allah tidak melihat dari besar-kecilnya harta yang kita keluarkan, melainkan dari keikhlasan niat kita.

Sedekah jelantah sendiri memiliki beberapa manfaat tersendiri seperti :

  1. Menjaga lingkungan: mengurangi pencemaran tanah dan air.
  2. Membantu sesama: hasil pengelolaan disalurkan untuk kegiatan sosial.
  3. Mendapat pahala: setiap sedekah, sekecil apa pun, akan dicatat oleh Allah.
  4. Mendidik kepedulian: mengajarkan masyarakat bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal sederhana.

Sedekah tidak harus selalu berupa uang. Minyak jelantah yang kerap dianggap limbah pun bisa menjadi ladang pahala jika disalurkan dengan cara yang tepat. Dengan bersedekah jelantah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga ikut serta dalam menjaga lingkungan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *