
Dibuat oleh: Admin
Selasa, 1 September 2026/19 Rabiul Awal 1448 H
Setiap hari kita berusaha mencari rezeki. Bekerja, berdagang, menjalankan usaha, dan berikhtiar untuk memenuhi kebutuhan hidup. Semua itu adalah bagian dari ikhtiar yang baik. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa rezeki yang Allah titipkan kepada kita bukan hanya untuk dinikmati sendiri?
Ada kalanya Allah memberikan kelapangan kepada seseorang agar melalui tangannya, orang lain ikut merasakan manfaat. Ada yang diberi kelebihan harta untuk berbagi kepada yang membutuhkan. Ada yang diberi tenaga untuk membantu. Ada pula yang diberi ilmu, waktu, atau kesempatan untuk menjadi jalan kebaikan bagi sesama.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membantu kebutuhannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Menjadi jalan rezeki bagi orang lain tidak selalu harus dengan jumlah yang besar. Sebungkus makanan yang kita berikan, sebagian rezeki yang kita sedekahkan, atau bantuan kecil yang kita salurkan bisa menjadi sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan. Karena bisa jadi, bagi kita itu sederhana. Tetapi bagi mereka, itulah pertolongan yang sangat dinantikan.
Maka, jangan hanya berdoa agar Allah melapangkan rezeki kita. Berdoalah agar ketika rezeki itu datang, Allah menjadikan kita sebagai perantara kebaikan bagi orang lain. Sebab rezeki yang paling indah bukan hanya yang membuat kita cukup, tetapi rezeki yang mampu membuat orang lain tersenyum.
Mari menjadi jalan rezeki bagi sesama. Karena setiap kebaikan yang kita titipkan hari ini, insyaAllah akan menjadi bekal kebaikan untuk kehidupan akhirat.