Belajar Bersyukur di Tengah Banyaknya Kekurangan
Dibuat oleh: Admin Selasa, 15 September 2026/4 Rabiul Akhir 1448 H Dalam hidup, kita sering melihat apa yang belum kita miliki, hingga lupa menghargai apa yang sudah Allah berikan. Kita sibuk mengejar lebih banyak, membandingkan diri dengan orang lain, dan tanpa sadar melewatkan nikmat sederhana yang hadir setiap hari. Padahal perlu kita ketahui bersama, bahwa kesehatan, keluarga, waktu, kesempatan untuk belajar, pekerjaan, bahkan kemampuan untuk bangun dan menjalani hari adalah nikmat yang tidak ternilai. Allah SWT berfirman: “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7) Rasulullah ﷺ juga mengajarkan kita untuk melihat orang yang berada di bawah kita dalam urusan dunia, agar kita tidak meremehkan nikmat Allah. “Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian…” (HR. Bukhari dan Muslim) Bersyukur bukan berarti hidup tanpa kekurangan. Bersyukur adalah belajar melihat bahwa di balik kekurangan, masih ada begitu banyak nikmat yang layak dihargai. Mari berhenti sejenak, melihat kembali apa yang telah Allah berikan, lalu mengucapkan Alhamdulillah dengan hati yang tulus. Sebab, terkadang kebahagiaan bukan tentang memiliki lebih banyak, tetapi tentang mampu menghargai apa yang sudah kita miliki.
