Ketika Dunia Terasa Berisik, Islam Mengajarkan Kita untuk Tenang
Dibuat oleh: Admin Kamis, 10 September 2026/26 Rabiul Awal 1448 H Setiap hari kita dihadapkan pada begitu banyak suara. Berita yang silih berganti, perdebatan di media sosial, tuntutan pekerjaan, hingga berbagai persoalan kehidupan. Tanpa disadari, hati pun ikut lelah dan pikiran sulit menemukan ketenangan. Di tengah dunia yang semakin ramai, Islam mengajarkan kita untuk kembali kepada Allah. Ketenangan sejati bukan selalu datang ketika semua masalah selesai, tetapi ketika hati memiliki tempat untuk bersandar. Allah SWT berfirman: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Dzikir, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan memperbanyak istighfar adalah cara sederhana untuk menenangkan hati. Begitu pula dengan memperbanyak kebaikan dan membantu sesama. Sebab, ketika kita menghadirkan manfaat bagi orang lain, hati pun menemukan makna. Tidak semua hal harus kita jawab. Tidak semua berita harus kita ikuti. Tidak semua perkataan harus kita balas. Ada kalanya, kita perlu berhenti sejenak, menarik napas, lalu berkata dalam hati: “Cukuplah Allah menjadi tempatku bersandar.” Mari di tengah dunia yang semakin berisik, kita belajar menjadi pribadi yang menghadirkan ketenangan—bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita. Tenangkan hati, dekatkan diri kepada Allah, dan teruslah menebar kebaikan.
