Info

Jangan Lupa Berterima Kasih

Jum’at, 1 Agustus 2025 / 6 Safar 1447 H Dibuat oleh : Admin Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menerima berbagai bentuk kebaikan dari orang lain—baik itu pertolongan, hadiah, perhatian, maupun dukungan. Namun, tidak sedikit dari kita yang lupa untuk mengucapkan satu kata sederhana namun penuh makna: “Terima kasih.” Dalam Islam, bersyukur dan berterima kasih adalah akhlak mulia yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Menariknya, Islam mengaitkan sikap terima kasih kepada sesama manusia dengan bentuk syukur kepada Allah ﷻ. Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak bersyukur kepada Allah, orang yang tidak berterima kasih kepada manusia.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi) Hadis ini mengajarkan bahwa mengucapkan terima kasih kepada orang lain bukan hanya soal sopan santun, tapi juga bagian dari ibadah dan bentuk syukur kepada Allah. Menghargai kebaikan orang lain menunjukkan hati yang lembut, rendah hati, dan tidak merasa diri paling berjasa. Allah telah memerintahkan manusia untuk bersyukur atas segala nikmat-Nya. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu…” (QS. Ibrahim: 7) Bersyukur tidak hanya dengan lisan, tetapi juga melalui sikap dan perbuatan. Termasuk di dalamnya adalah menghargai peran orang-orang yang menjadi jalan datangnya nikmat Allah kepada kita—seperti orang tua, guru, sahabat, tetangga, bahkan rekan kerja. Ucapan “terima kasih” mungkin terasa ringan, tapi bisa meninggalkan kesan yang dalam. Bisa jadi, seseorang merasa dihargai dan termotivasi kembali untuk terus berbuat baik karena ucapan sederhana itu. Maka dari itu, jangan pernah meremehkan pentingnya berterima kasih. Ucapkanlah kepada siapa pun yang berbuat baik kepadamu, meskipun itu hal kecil. Karena di balik ucapan itu, ada cinta, penghargaan, dan keberkahan yang tumbuh. Islam adalah agama yang mengajarkan adab dan akhlak luhur. Salah satu adab yang harus kita jaga adalah berterima kasih. Mulailah membiasakan diri mengucapkan “terima kasih”—kepada orang tua, pasangan, teman, hingga kepada Allah Yang Maha Pemberi Segala Nikmat.